Kedai Dessert Kekinian di Bandung

Kedai Dessert Kekinian di Bandung

Kedai Dessert Kekinian di Bandung – Dessert biasanya disajikan setelah hidangan utama habis, atau biasa disebut hidangan penutup. Tapi, sekarang ini orang-orang justru sengaja mencari toko yang khusus menjual dessert saja tanpa perlu makanan hidangan berat terlebih dahulu. Seiring bertambahnya waktu, varian dessert semakin unik saja. Mulai dari yang rasanya out of the box sampai yang bentuknya lucu-lucu sehingga rasanya sayang untuk dimakan. Jangan khawatir kesulitan mencari dessert, karena ada ratusan tempat dessert di Bandung. Ingin tahu di mana saja? Keluyuran punya 10 tempat yang recommended untuk kamu para penggemar dessert.

1. Rasa Bakery & Cafe
Rasa Bakery & Cafe punya menu dessert berupa es krim yang enak. Ada coconut royale, banana split, pink lady alias es krim yang diberi saus stroberi dan whipped cream, hingga sleeping beauty yang merupakan cocktail buah dengan es krim vanilla dan whipped cream.Tidak hanya es krim, tempat makan dessert ini juga menyajikan aneka sandwich dan juga pizza. Kamu yang ingin makan makanan berat pun akan dimanjakan dengan aneka menu masakan Indonesia bahkan masakan Jepang.
Harga makanan di Rasa Bakery & Cafe cukup terjangkau, yakni berkisar antara Rp 15 ribu hingga Rp 55 ribu per porsi.

2. Mangkok Manis
Seperti dessert kekinian lainnya, Mangkok Manis menyediakan sajian puding dan es krim dengan tambahan topping lainnya di dalam sebuah mangkok. Di sini juga tersedia dessert yang disajikan di atas batok kelapa, rasanya sangat menyegarkan. Lokasi Mangkok Manis ada di Jalan Cihampelas No. 101.

3. Belah Doeren Dessert & Patisserie
Jangan ngaku pencinta durian kalau kamu belum mampir ke Belah Doeren Dessert & Patisserie. Ya, di tempat makan dessert ini ada macam-macam menu berbahan dasar durian yang bisa kamu nikmati.Ada brownies durian, durian chewy choux atau soes durian, pancake durian, nastar durian, soes classic durian, mille crepe durian sampai durian butter cake. Bukan hanya itu saja, di sini kamu bisa mencicipi lezatnya es krim durian hingga durian sticky rice. Tertarik untuk mencoba?

3. Kedai Ling-Ling
Kedai Ling-ling adalah tempat yang menjual aneka makanan, snack, dan dessert kekinian. Rata-rata menu makanannya ala Jepang, karena mereka memang menjagokan menu ramen-nya. Selain ramen, Takoyaki dan Okonomiyaki-nya Kedai Ling-ling juga endeus parah!Kedai Ling-ling menggemparkan seantero kota karena mengeluarkan menu Mango Legend ketika jus mangga Thailand ini baru banget ngehits di Indonesia. Mereka menjualnya seharga Rp 60 ribu/porsi dan tambah biaya lagi kalau mau plus es krim.xKalau dibandingkan dengan jus mangga kekinian lainnya, Mango Legend ini lebih enak. Bisa dibilang rasanya mirip sama King Mango Thai yang asli dari Thailand. Walaupun harganya lumayan mahal buat jus mangga, tapi banyak orang yang datang ke Ling-ling karena mengincar Mango Legend-nya.Jadi, kalau dihitung-hitung menu khas Ling-ling itu ada banyak. Yaitu ramen, takoyaki, okonomiyaki, Mango Dessert, dan ditambah Mango Legend. Selain di Jalan Sukajadi, Kedai Ling-Ling juga punya cabang lain di Kota Bandung. Salah satunya ada di Jalan Dr. Setiabudhi.

4. Let’s Go Gelato
Let’s Go Gelato adalah sebuah toko gelato kecil yang berada di satu lokasi dengan Papyrus Photo Bengawan. Alamat lengkapnya ada di Jalan Bengawan no. 29, Cihapit, Bandung Wetan. Tapi, sekarang Let’s Go Gelato semakin terkenal. Kini mereka punya cabang di Cihampelas Walk.Di sini tersedia lebih dari 20 rasa gelato dan sorbet. Selain rasa yang umum seperti buah-buahan, di sini juga ada rasa Thai tea, Snickers, apple strudel, tiramisu, mojito mint, dan masih banyak lagi. Harganya tergantung dari scoop yang kamu ambil.

6. Arromanis Corner Store
Arromanis Corner Store adalah tempat ngumpulnya semua makanan manis. Mau es krim, kue, pie, cupcake, semua ada di Arromanis. Tempat dessert di Bandung ini terletak di Jalan Wira Angun Angun, Citarum, Bandung Wetan.Di sini tampilan dessert-nya cute abis! Lihat saja Unicorn Horn Cake di atas yang merupakan kue ulang tahun hasil request-an pelanggan. Ya, selain menu jadi yang ada di menu, kamu bisa juga request mau beli apa dan dibagaimanakan.Kalau mau makan dessert di tempat, ada Unicorn Bagel, Whoopie Pie, Unicorn Bouquet Cupcakes, aneka es krim. Dan ada pula makanan berat seperti Grilled Chicken Bowl, Chocolate Curry Rice Bowl, Salmon Bowl, dan masih banyak lagi.

7. Yes Ice Please
Yes Ice Please atau dikenal juga dengan nama YIP HAUZ adalah tempat makan dessert yang menyajikan es sorbet di Bandung. Sorbet dibuat dari air, buah, dan gula saja tanpa menggunakan susu, krim, dan kuning telur sama sekali.Kamu bisa memilih sorbet dengan varian rasa semangka, lemon, strawberry, delima sampai anggur. Nah, kamu pun bisa menambahkan topping sesuai selera. Di antaranya ada mochi, almond, cherry, lychee dan masih banyak lagi.Harga menu di YIP HAUZ nggak terlalu mahal. Untuk ukuran kecil plus satu jenis topping, kamu hanya perlu membayar Rp 20 ribu. Sedangkan untuk ukuran sedang dengan dua topping Rp 30 ribu dan ukuran besar dengan tiga topping dibanderol dengan harga Rp 35 ribu.

8. Sweet Belly Dessert
Ini dia tempat dessert di Bandung yang lucu-lucu. Ada es krim yang berbentuk bibimbap (nasi campur Korea), ada yang berbentuk hewan seperti hamster dan laba-laba, ada es krim yang menggunakan suntikan yang berisi selai stroberi, dan masih banyak lagi. Selain es krim, di sini tersedia juga aneka cake dan wafel yang pastinya sangat yummy.Para pecinta dessert pasti kalap kalau lihat list menu di Sweet Belly. Dari tampilannya saja, dessert-dessert di sini sangat menggugah selera, apalagi kalau kamu datang langsung ke tempatnya di Jalan Lombok No. 53. Sweet Belly beroperasi setiap hari, mulai dari jam 10 pagi – 10 malam, dan khusus weekend buka hingga jam 11 malam. Kisaran harga dessert di sini mulai dari Rp 30 – 50 ribuan (belum termasuk pajak).

Jajanan Khas Kota Anak Senja

Jajanan Khas Kota Anak Senja

makanantambahan.com Anak senja memang tidak pernah luput dari kisahbnya di Jogja,salah satu yang bisa menjadi cerita di Jogja ,salah satu ceritanya adalah jajanan kulinernya .Beberapa artikel yang akan kami sajikan untuk anda kali ini ,bisa sangat membantu apabila anda ingin mencari informasi yang berikaitan mengenai Jajanan Khas Kota Anak Senja. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Jajanan Khas Kota Anak Senja

1. Bakpia
jajanan khas Jogja yang paling terkenal pertama adalah bakpia. Semua orang pasti mengenal yang namanya bakpia, yaitu makanan khas Jogja yang bentuknya bulat kecil di dalamnya berisi kacang hijau, dibungkus dengan tepung lalu dipanggang. Di beberapa daerah di Indonesia, makanan yang terasa gurih dipadu dengan rasa isinya, jika dimakan ini dikenal dengan nama pia atau kue pia.

Bedanya, Bakpia Pathok bentuknya lebih kecil dan lebih lembut jika dikunyah. Saat ini isi bakpia tidak hanya berisi kacang hijau. Tapi ada isi cokelat, kumbu hitam bahkan keju. Harga nya pun cukup murah dan terjangkau.

Di Yogyakarta, bakpia yang cukup dikenal salah satunya berasal dari daerah Pathuk, Yogyakarta. Bakpia pathuk 75 dan 25 nampaknya yang paling terkenal dan recomended. Tempat lain yang cukup tekenal adalah Bakpia Kurniasari yang ada di jalan dekat Terminal Lama, Umbulharjo, Yogyakarta. Selain itu, ada juga “Bakpia Pojok Bu Prapti” yang beralamat di Jl. Monumen Jogja Kembali (Jl. Monjali) No. 54 Karangjati, Yogyakarta.

Sedikit tips membeli bakpia, minta pada penjual untuk mencicipi dan memastikan baru tidaknya makanan ini. Jika dikunyah dan ditekan masih lunak dan mudah hancur saat di kunyah, artinya masih layak konsumsi dan tahan lama untuk dibawa pulang.

Sebaliknya jika agak keras, sebaiknya tidak usah dibeli karena kemungkinan buatan lama dan kurang layak untuk dikonsumsi karena sudah kadaluarsa. Makanan ini sebaiknya dikonsumsi maksimal 3 hari dari pembuatan. Lebih dari itu sebaiknya jangan dimakan karena rasanya sudah tidak nikmat lagi.

Dan satu lagi, sebaiknya Anda membeli langsung bakpia ke pabriknya sehingga bisa merasakan bakpia yang masih hangat, enak, dan tahan lebih lama.

2. Yangko
Yangko adalah sejenis makanan yang terbuat dari bahan tepung ketan. Bentuknya persegi empat mungil, ditambah dengan baluran tepung terigu. Yangko memiliki kekhasan rasa. Kecuali rasa manis yang dominan. Di dalam yangko kita juga bisa merasakan wangi aromanya. Bentuknya yang kecil menyebabkan kita tidak cepat ketika menyantapnya. Nuansa kenyal ketika kita mengunyah mengundang sensasi kenikmatan bersantap.

Makanan ini salah satu makanan khas Kotagede, Yogyakarta. Yangko juga termasuk jajanan khas Jogja yang paling terkenal selain bakpia. Pada awalnya yangko berisi campuran cincangan kacang dan gula. Namun kini, semakin banyak rasa baru bermunculan untuk menyemarakkan cita rasa yangko. Selain rasa asli, kini bisa pula ditemui yangko dengan rasa buah-buahan, seperti stroberi, nangka, coklat, durian dan melon.

Proses pembuatan yangko tidaklah terlalu rumit. Hanya saja dibutuhkan ketekunan, ketelitian dan keterampilan. Mula-mula dipersiapkanlah tepung ketan, gula yang telah dicairkan dan aroma. Adonan diaduk dengan mesin pengaduk (mixer).

Setelah itu adonan dibuat jenang hingga mengental. Setelah kadar kematangan dan keketalannya cukup, adonan dituang dalam wadah baskom. Bila adonan sudah suam-suam kuku kemudian dituang untuk dilentreng didinginkan dan dibuat melebar tipis. Setelah dingin barulah adonan yang sudah jadi itu dipotong-potong, dibungkus kertas minyak dan disusun dalam dus yang telah disiapkan.

Meski banyak ditemui di Kotagede, namun ada yangko juga dapat ditemukan di berbagai pusat jajanan di Yogyakarta. Seperti kawasan Pathuk Jl Gadjahmada, Jl Mataram ataupun pusat jajanan yang tersebar di Yogyakarta.

3. Geplak
jajanan khas Jogja yang paling terkenal selanjutnya adalah Geplak. Geplak adalah makanan khas Yogyakarta yang memakai bahan dasar kelapa, gula dan pewarna makanan serta aroma sesuai selera. Biasanya disajikan dengan warna menyolok kuning, pink, coklat atau tergantung rasanya. Makanan yang manis rasanya ini, sekarang variannya tidak hanya semacam saja. Rasa coklat, nangka, durian, atau vanila bisa anda pilih sesuai selera.

Proses pembuatan geplak tidak terlalu sulit, setelah bahan disiapkan langkah selanjutnya adalah sebagai berikut: Kelapa muda diambil dagingnya, lalu dibersihkan kulit luarnya setelah itu diparut, lalu santannya ditempatkan di kuali dan dicampur dengan gula, lalu diaduk. Setelah itu dinaikkan ke tungku.

Setelah kurang lebih 4 jam diturunkan dari tungku dan diberi aroma, lalu dibentuk dan diangin-anginkan selama kurang lebih 10 menit. Untuk mendapatkan makanan ini, hampir semua pusat jajanan di Yogyakarta menyajikan. Atau Anda bisa juga membelinya di Toko jajanan Geplak Mbok Tumpuk Bantul yang legendaris dan terkenal seantero Jogja.

4. Gudeg
Gudeg adalah makanan khas Jogja yang paling terkenal seantero nusantara, sehingga kota Yogyakarta mendapat sebutan Kota Gudeg. Belum ke Jogja namanya jika liburan ke sini tapi tidak mencicipi gudeg. Menyukai gudeg tapi khawatir basi saat ingin membawa pulang makanan ini? Tenang. Anda bisa membawa gudeg kering sebagai jajanan khas Jogja untuk keluarga di rumah.

Gudeg Jogja sebenarnya ada dua jenis, gudeg basah dan gudeg kering. Untuk dibawa pulang ke kota asal, tentunya gudeg kering lebih cocok. Gudeg kering tak banyak berbeda dari gudeg basah, hanya saja proses memasaknya membutuhkan waktu yang lebih lama dan rasanya yang cenderung lebih manis dari gudeg basah. Gudeg kering bisa bertahan sampai 3 hari, untuk penyimpanan lebih baik diletakkan di lemari es.

Salah satu tempat yang menjual gudeg jenis ini adalah Gudeg Yu Djum yang terletak di Jalan Wijilan dan Jalan Kaliurang 5, Yogyakarta. Di sini, Anda bisa menyantap gudeg di tempat atau memesan paket untuk di bawa pulang. Gudeg yang dibawa pulang biasanya dikemas dalam besek atau kendil, sesuai keinginan Anda.

Baca Juga : Jajanan Khas Medan Yang Menarik Untuk Dicoba

5. Cokelat Monggo
Ingin jajanan khas Jogja ala Eropa? Datang saja ke Cokelat Monggo. Tak perlu jauh-jauh ke Belgia untuk dapat merasakan sensasi nikmat coklat. Di Yogyakarta, Anda bisa menikmati cokelat khas Yogyakarta dengan cita rasa Belgia, namanya Cokelat Monggo.

Cokelat Monggo diolah dari biji coklat pilihan yang didapat dari Jawa, Sumatera dan Sulawesi. Pemilik Cokelat Monggo ini merupakan pria berkebangsaan Belgia, sehingga ia tahu benar bagaimana cara meracik coklat yang tepat dan menghasilkan rasa yang nikmat khas cokelat di negerinya.

Meskipun pemiliknya orang asing, Cokelat Monggo tetap membawa unsur budaya Jawa. Hal ini bisa terlihat dari namanya, ‘monggo’, yang dalam bahasa Jawa berarti ‘silakan’. Hal lainnya terlihat dari kemasan cokelat yang menampilkan gambar wayang. Selain itu, Coklat Monggo juga sangat ramah lingkungan. Kemasannya terbuat dari kertas daur ulang bersertifikat yang aman untuk kemasan makanan.

Anda bisa datang ke Jalan Dalem KG III/978, Kotagede, Yogyakarta. Di sini, selain membeli cokelat Anda juga bisa melihat langsung proses pembuatan cokelat dari dapurnya yang hanya disekat dinding kaca.

6. Salak Pondoh
Keberadaan Gunung Merapi tampaknya memberikan berkah tersendiri bagi masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya. Tanah di beberapa daerah seperti Magelang, Muntilan dan Sleman sangat subur dan cocok untuk budidaya buah salak pondoh. Salak pondoh memiliki ciri khas daging yang kering berwarna putih dan rasanya manis segar.

Sekali mencicipinya, tak akan cukup satu buah salak pondoh. Buah ini termasuk salah satu jajanan khas Jogja yang paling terkenal dan wajib Anda bawa saat pulang dari Jogja.

Menariknya, terdapat satu tempat agrowisata salak pondoh yang terletak di Kampung Gandung, Bangunkerto, Sleman. Kawasan seluas 27 hektar ini memiliki perkebunan salak dilengkapi dengan taman bermain anak, kolam renang dan juga kolam pancing. Selain dapat membeli salak di kawasan agrowisata, Anda juga bisa dengan mudah menemukan salak pondoh ini di kios-kios buah di sepanjang jalan kota.