Jajanan Khas Malang Paling Terkenal

Jajanan Khas Malang Paling Terkenal

makanantambahan.com Kota apel bisa memberika berjuta juta kuliner lezat(selain apelnya)salah satunya dari street foodnya,Beberapa artikel yang akan kami sajikan untuk anda kali ini ,bisa sangat membantu apabila anda ingin mencari informasi yang berikaitan mengenai Jajanan Khas Malang Paling Terkenal. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Jajanan Khas Malang Paling Terkenal

1. Oleh – Oleh Khas Malang Apel Malang
Kota Malang terkenal sebagai daerah penghasil apel yang beragam. Maka tidak heran jika buah Apel menjadi primadona oleh-oleh Khas Malang dan jangan sampai Anda lewatkan membawa buah tangan yang satu ini saat pulang berlibur. Ada dua jenis apel yang terkenal, yaitu apel manalagi yang berbentuk bulat serta warna hijau dan rasanya manis segar dan jenis apel ana yang berbentuk sediki lonjong dengan semburat warna merah namun rasanya sedikit asam.

Buah apel ini sangat mudah ditemui di Malang, tidak hanya di pasar saja, beberapa kawasan agrowisata serta pinggir jalan maupun toko pusat oleh-oleh khas Malang bisa Anda dapatkan.

2. Oleh – Oleh Khas Malang Sari Apel
Saking terkenalnya dengan buah apel, masyarakat memanfaatkan olahan apel menjadi beragam produk, salah satunya sari apel. Jadi tidak hanya buah dalam bentuk utuhan, Anda bisa membawa sari apel yang berasal dari jenis apel romebeauty dan apel manalagi. Sari apel terbuat dari apel segar pilihan yang sudah dicuci terlebih dahulu kemudian dibuang bijinya dan dimasukkan ke mesin peras untuk memisahkan antara sari buah dan ampasnya.

Ada banyak produsen yang menghasilkan sari buah apel ini. Maka dari itu, Anda harus pintar memilih mana sari apel yang tidak menggunakan pengawet dan pemanis buatan dan mana yang menggunakan pengawet. Anda bisa temukan oleh-oleh khas malang murah ini di berbagai pusat oleh-oleh atau sekitar agrowisata.

3. Oleh – Oleh Khas MalangAneka keripik buah
Ada lagi, olahan buah apel yang sajiannya berbeda dalam bentuk keripik. Bahkan, tidak hanya keripik apel, jenis buah lain seperti nangka, salah, kelengkeng, rambutan dan semangka menjadi pilihan oleh-oleh keripik khas Malang. Tanah yang subur menghasilkan budidaya buah-buahan yang beragam. Sehingga, saat panen tiba masyarakat memutar otak bagaimana cara mengolahnya agar bisa dikonsumsi dalam waktu yang lebih lama. Alhasil, inilah jajanan khas Malang yang tidak boleh Anda lewatkan yaitu keripik buah. Seperti halnya oleh-oleh lain, Anda bisa temukan keripik buah di berbagai pusat oleh-oleh khas Malang.

4. Oleh – Oleh Khas Malang Keripik Tempe
Ternyata tidak hanya olahan buah saja yang dibuat keripik, tempe yang biasa kita makan sebagai sayur atau lauk saat makan diolah menjadi keripik yang gurih, renyah dan beragam rasa. Terkenal sebagai penghasil tempe yang baik, Anda bisa dengan mudah temukan keripik tempe di berbagai sudut kota Malang. Jika Anda ingin datang ke sentra keripik tempe, datang saja langsung ke Kampung Sanan yang berada di Kecamatan Belimbing.

Di sana, hampir semua warga memiliki bidang usaha yang tidak jauh dari produksi tempe, mulai dari pemasok, pengiris hingga pembungkus keripik tempe. Bahkan, keripik tempe yang biasanya kita jumpai memiliki rasa asin, di Kampung Sanan Anda bisa dapatkan varian rasa seperti rumput laut, pizza, jagung manis, barbeque hingga keju.

5. Oleh – Oleh Khas Malang Keripik Ceker
Selain keripik buah dan tempe, Malang juga terkenal dengan oleh-oleh keripik ceker yang rasanya renyah dan gurih nikmat. Keripik ceker dipercaya mengandung banyak kebaikan untuk tubuh seperti kolagen, kalsium dan asam amino. Berbagai ukuran pengemasan keripik ceker ini dibuat mulai dari ukuran kecil, sedang hingga besar. Anda bisa dapatkan oleh-oleh khas Malang ini di berbagai pusat toko oleh-oleh.

6. Oleh – Oleh Khas Malang Keripik Kentang Macan
Jajanan yang satu ini akan mengisi daftar oleh-oleh khas Malang saat Anda berlibur kesana. Keripik kentang cap macan ini memiliki rasa yang berbeda dengan keripik kentang biasanya. Bahan utama bukan kentang biasa, melainkan dari jenis umbi-umbian bernama gadung. Jika di beberapa daerah keripik dari gadung ini bernama keripik gadung. Jika dicari lebih dalam, umbi yang satu ini mengandung racun. Namun jangan khawatir, melalui proses yang lebih lama, racun dalam umbi bisa hilang.

7. Oleh – Oleh Khas Malang Aneka Olahan Telo di Republik Telo
Oleh-oleh khas Malang selain keripik dan sesuai penjelasan sebelumnya, Malang terkenal dengan tanahnya yang subur sehingga cukup banyak menghasilkan buah maupun sayuran. Selain keripik buah dan kentang macan, kini Anda bisa mencicipi berbagai olaha telo atau biasa kita kenal dengan nama ubi. Telo yang menjadi bahan utama jajanan di sini adalah telo ungu kemudian diolah menjadi jajanan seperti es krim, keripik, pizza, bakpao dan nugget. Anda bisa menyantap jajanan seperti ini dan menikmati fasilitas free Wifi di pusat oleh-oleh khas Malang seperti di Jalan Raya Purwodadi No. 1 Lawang.

8. Oleh – Oleh Khas Malang Pia Mangkok
Tidak hanya Jogja yang terkenal oleh-oleh bakpianya, Malang juga punya Pia khas bernama Pia Mangkok. Makanan yang satu ini bisa bertahan hingga 2 minggu dari masa produksi dan sebaiknya Anda beli oleh-oleh ini sejak diproduksi. Salah satu toko penjual pia mangkok bisa datang ke Jalan Semeru 25. Ada beberapa varian rasa yang ditawarkan seperti durian, cokelat, kacang hijau dan keju. Rasa yang dihasilkan tidak kalah nikmat dengan bakpia khas kota wisata lain.

9. Oleh – Oleh Khas Malang Malang Strudel
Strudel merupakan kue yang berlapis terbuat dari pastri dan isinya berbagai macam buah-buahan. Oleh-oleh khas Malang sturdel ini terbilang baru dibuka sejak akhir tahun 2014. Ada banyak varian rasa yang disajikan seperti sturdel isi apel, strawberry, pisang, nanas, dan mix fruit. Sudah banyak home industri yang memproduksi kemudian menjualnya di toko-toko sudut kota Malang. Penasaran dengan rasanya? Anda bisa kunjungi pusat oleh-oleh khas Malang atau datang langsung ke Jalan Ardimulo Nomor 14 Singosari.

10. Oleh – Oleh Khas Malang Ledre Pisang Bangka
Berasal dari buah-buahan yaitu pisang, Lendre Pisang Bangka bisa Anda bawa sebagai buah tangan untuk keluarga, teman atau rekan kerja setelah puas berlibur di Malang. Berakhiran kata Bangka, oleh-oleh satu ini bukan berarti berasal dari pulau Bangka melainkan diambil dari nama Jalan Bangka sebuah wilayah kecil dekat dengan area perumahan Kota Malang dan dijual di sana. Harga camilan ini sekitar 42 ribu per kotak. Penasaran dengan rasanya? datang langsung ke Jalan Bangka 20-22 Malang atau telepon 0341-36823

11. Oleh – Oleh Khas Malang Madu Klanceng
Madu memang memberikah khasiat yang luar biasa. Jika Anda berkunjung ke Malang, jangan lupa membawa oleh-oleh berupa madu bernama Madu Klanceng yang dibandrol dengan harga Rp. 130.000 hingga Rp. 150.000. Jangan anggap mahal harganya, karena akan sebanding dengan khasiat yang dihasilkan seperti mengobati kanker dan meningkatkan kecerdasan otak.

12. Oleh – Oleh Khas Malang Kaos dan Souvenir khas Malang
Oleh-oleh Malang selain makanan dan kaos serta souvenir, Anda juga bisa bawa kerajinan yang satu ini untuk hiasan meja atau ruangan di rumah Anda berupa keramik khas Malang bernama Keramik Dinoyo. Mulai dari piring, guci, vas bunga hingga hiasan dinding sebagai pelengkap interior rumah bisa Anda dapatkan dan akan menyimpan kesan tersendiri. Jumpai langsung kawasan Jalan MT Haryono, di sana berjejer lebih dari 20 toko penyedia keramik Dinoyo.

Baca Juga : Jajanan Pasar Khas Bali Yang Enak Dan Murah

14. Oleh – Oleh Khas Malang Frozen Bakso
Bakso President berlokasi di Jalan Batanghari. Selain bakso beku yang tahan sampai hitungan bulan jika disimpan di dalam lemari es, tempat wisata kuliner di Malang yang enak dan murah ini juga menyediakan bumbunya. Nantinya, bisa membuat bakso Malang sendiri di rumah.

15. Oleh – Oleh Khas Malang Keripik Kentang Macan
Keripik Kentang Macan berbeda dari keripik kentang yang biasa kita makan. Apa yang bikin beda? Karena yang dimaksud kentang disini adalah sejenis umbi-umbian yang namanya gadung.

16. Oleh – Oleh Khas Malang Bakpao Sayang
Bakpaonya istimewa, kulit lembut tidak beremah seperti pada kulit bakpao yang murah. Warna kulit putih kekuningan, tanda tidak pakai bahan pemutih. Isinya macam macam: kacang hijau, kacang hitam, kacang tanah, kacang merah, keju, dan berbagai macam selai (strawberry, blueberry, sarikaya, nanas). Konon katanya Bakpao Sayang ini punya varian isian bakpao 30 macam. Anda dapat menemukan oleh oleh khas Malang Bakpao Sayang di Jl. Raya Langsep No.11 Malang. Telp. 0341 569580.

17. Oleh – Oleh Khas Malang ASIX Oleh Oleh / ASIX Cake
ASIX Cake dari keluarga Anang-Ashanty. Ada sekitar varian rasa dari ASIX Cake, yaitu Anang Charcoal, Ash Kayagreen, Loly Rainberry Velvet, Jielly Hazelin, Acio Chocolava, dan Acabi Chizmelt. Kuenya berbentuk mirip bolu lapis dengan taburan toping di atasnya seperti cokelat atau keju. Harga kue artis kekinian tersebut dibanderol seharga 57 – 75 ribu rupiah. Alamat ASIX Oleh Oleh (ASIX Cake) terletak di Jalan Guntur No 8 Malang. Jam buka mulai pukul 08.00 – 22.00 WIB.

18. Oleh – Oleh Khas Malang Makobu Cake
Toko kue Makobu Cake lokasinya berada di Jl. Ijen No.82, Gading Kasri, Klojen, Kota Malang, Jawa Timur. Jam buka mulai pukul 07.30 – 21.30 WIB. Ada varian rasa yang ditawarkan oleh Makobu Cake, antara lain Castella Cheese, Castella Chocolate, Castella Cappucino, Castella Banana Crunchy, Castella Blueberry, dan Castella Apple. Harganya sekitar 59 – 69 ribu rupiah.

19. Oleh – Oleh Khas Malang Queen Apple
Farah Quinn juga ikut meramaikan bisnis kue artis kekinian di Malang, dia membuka toko kue Queen Apple. Jenis kue yang diproduksi ada 2 yaitu bolu dan strudel. Varian rasanya lumayan banyak, untuk bolu ada Cinnamon, Cheese, Chocolate, Vanilla, Mango, Durian, Kurma, Jack Fruit, Milk, Vla, Almond, Raisins serta Pineapple.

20. Oleh – Oleh Khas Malang Puthu Lanang Celaket
Puthu Lanang Celaket berada di Jl. Jaksa Agung Suprapto, Gang Buntu RT.03, Samaan, Klojen, Kota Malang, Jawa Timur. Jam buka mulai pukul 17.45 – 21.30 WIB. Sesuai dengan namanya, warung makanan tertua legendaris ini menyuguhkan menu utama berupa kue putu.

Jajanan Pasar Khas Bali Yang Enak Dan Murah

Jajanan Pasar Khas Bali Yang Enak Dan Murah

makanantambahan.com Beberapa artikel yang akan kami sajikan untuk anda kali ini ,bisa sangat membantu apabila anda ingin mencari informasi yang berikaitan mengenai Jajanan Pasar Khas Bali Yang Enak Dan MUrah. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Jajanan Pasar Khas Bali Yang Enak Dan MUrah

1. Laklak
“Jaje” atau kue Laklak ini sekilas mirip dengan kue serabi, Namun citarasanya tentu saja jauh berbeda. Jajanan tradisional khas Bali ini bisa disuguhkan untuk teman ngopi atau minum the di sore hari. Anda bisa menemukan Jaje Laklak ini di pasar atau pedagang kue tradisional yang ada di Bali. Bahan untuk pembuatan jaje Laklak adalah tepung beras yang dicampur air dan pewarna alami seperti daun suji untuk warna hijau dan santan untuk yang putih. Kue ini disajikan dengan gula merah yang dicairkan dan taburan kelapa parut.

2. Pisang Rai
Pisang rai adalah jajanan khas bali yang sangat mudah dijumpai dimana – mana termasuk di pasar-pasar tradisional bali, rasanya nikmat dan harganya pun sangat pas dikantong.

Kudapan satu ini Memang menjadi santapan yang pas untuk sarapan maupun teman minum teh di sore hari, ataupun ditemani dengan secangkir kopi atau teh manis hangat.

Penganan yang terbuat dari pisang ini memang menjadi santapan yang enak apalagi sambil ditemani dengan secangkir kopi atau teh manis hangat.

Pisang yang digunakan adalah pisang tanduk, pisang raja, atau pisang ambon yang cukup tua, namun tidak terlalu matang sehingga tidak terlalu lembek sehingga rasanya cukup legit dan manisnya pas. Pisang yang telah dipotong-potong ini dibalut dengan adonan yang terdiri dari tepung beras, tepung tapioka, dan juga santan. Kalau tak ada pisang tanduk bisa juga digantikan dengan pisang kepok atau pisang raja yang masak di pohon.

3. Godoh
Jaje “Godoh” adalah makanan khas tradisional Bali yang sangat terkenal dan dapat dijumpai dimana saja. Pada dasarnya godoh adalah gorengan yang bisa dibuat dari pisang, ubi, talas, maupun tape. Namun yang Paling favorit adalah Godoh Biu atau Pisang goreng. Jajanan yang biasa dijual di pasar atau di tukang gorengan pinggir jalan ini ini sangat pas untuk cemilan saat bersantai dan tentunya aman di kantong karena harganya hanya berkisar antara 1000 sampai 2000 rupiah saja.

4. Jaje injin
Jaje Injin, adalah kue tradisional Bali yang sangat sederhana dan gampang dibuat. Namun rasanya sangat nikmat apalagi jadi teman minum the atau kopi. Makan seporsi kue ini kita sudah tidak perlu mengkonsumsi nasi lagi, karena sangat mengenyangkan. Jaje injin terbuat dari ketan hitam yang dicampur sedikit ketan lalu ditanak biasa seperti menanak nasi. Setelah matang, sajikan dengan kelapa parut dan toping gula merah cair.

5. Sumping
Jaje Sumping, merupakan kue yang terbuat dari tepung beras berisi aneka isian didalamnya, sesuai dengan selera pembuat, lalu adonan nya dibungkus dengan daun pisang yang dibentuk menyerupai bantal, kemudian dikukus. Isian didalamnya bisa berupa buah atau kacang kacangan, Misalnya sumping biu (pisang), karena didalamnya ada tambahan pisangnya, sumping waluh (labu) terbuat dari waluh, sumping kuud (kelapa muda) Sumping kacang tanah, sumping kacang merah, dan banyak lagi lainnya.

Sumping biasanya disajikan ketika menggelar pesta, baik untuk resepsi perkawinan, potong gigi, gotong royong, upacara adat dan lainnya. Namun sekarang, sumping bisa ditemukan di semua pasar tradisional dan penjual kue di pinggir jalan di Bali.

Cara membuatnya, pertama rebus santan bersama daun pandan, garam, vanilli dan tepung beras. Lalu ulek sampai terasa kental dan licin. Lalu, taruh diatas pisang sesuai takaran. Diatasnya tambahkan potongan pisang, nangka atau buah lain sesuai selera. Lalu bungkus daun seperti melipat amplop. Kemudian, panaskan kukusan lalu jaja sumping itu dimasukan lalu diikukus sampai matang. Setelah matang, diangkat dan siap dihidangkan.

6. Kaliadrem
Di Bali kaliadrem merupakan kue tradisional sepanjang masa. Selain biasa dinikmati sehari-hari, kue ini biasanya banyak diserbu sebagai salah satu pelengkap sajian di upacara hari raya Galungan. Tak heran kalau kaliadrem banyak dijual di pasar-pasar tradisional dengan harga yang sangat-sangat terjangkau. Dengan seribu rupiah, kamu bisa dapat 2 sampai

Kaliadrem terbuat dari bahan-bahan sederhana seperti tepung beras, gula merah, kelapa, garam, dan air. Proses pembuatan kue ini terbilang masih sangat tradisional karena langsung dibuat dari beras yang langsung ditumbuk menjadi tepung. Setelah dicampur dengan bahan-bahan lain seperti gula merah, kelapa parut, air, dan garam barulan adonan diuleni hingga bertekstur halus dan lembut.

7. Orog – Orog
Orog-orog, jajanan tradisional yang mungkin agak susah dicari saat ini. Penganan ini Terbuat dari Singkong, gula merah dan ditaburi kelapa parut diatasnya. Kue satu ini bercita rasa gurih manis dan legit yang membuat penikmatnya ketagihan. Dengan porsinya yang kecil, cemilan manis ini cocok sebagai pengganjal perut di pagi hari ataupun teman minum kopi atau teh di sore hari.

Pembuatan Orog-orog sendiri cukup mudah. Pada dasarnya Orog orog mirip seperti penganan Yogyakarta yang bernama Tiwul, namun dengan citarasa lebih manis. Jika ditelusuri sejarahnya, Jajanan sebenarnya merupakan makanan pokok masyarakat pada masa lalu. Orog – orog yang berbahan baku singkong dijadikan pengganti nasi saat harga beras melambung dan masyarakat tidak mampu membeli dalam jumlah banyak. Hal ini terjadi pada era penjajahan Jepang dan belanda dulu. Pada masa lalu, makanan ini dimakan selayaknya nasi, dengan lauk pauk serta sayuran.

Hal ini tentu berbeda dengan yang kita temui saat ini. Orog-orog umumnya disajikan dengan parutan kelapa dan siraman gula merah.

8. Bendu
Jajanan ini adalah jajanan atau kue tradisional bali yang merupakan ciri Khas Kabupaten Jembrana – Bali. Penampakannya berbentuk lonjong dan dibungkus daun pisang yang mirip pepes. Saat dibuka, bendu adalah kue berkulit putih dengan isian gula unti, mirip seperti dadar gulung namun lebih garing, kenyal dan tipis. Kulitnya dibuat dengan tepung ketan, sedangkan isiannya adalah campuran gula merah, parutan kelapa, dan garam. Rasanya gurih-legit dan pastinya bikin kamu ketagihan! Meski menjadi khas Jembrana, Bendu kini bisa ditemukan di berbagai pasar di Bali, terutama di Denpasar dan Badung. Kudapan ini juga sering disajikan dalam upacara adat, hajatan dan acara resmi pemerintah setempat.

Baca Juga : Jajanan Makassar Yang Sangat Halus Dilidah

9. Jaje Bantal
Jaje Bantal, adalah Penganan manis atau jajanan pasar yang bisa ditemui di hampir semua pasar tradisional di Bali. Kue ini terbuat dari ketan putih dan biasa diisi isian Pisang ataupun kacang merah atau kacang tanah yang kemudian dibungkus dengan Janur muda dan diikat dengan tali yang terbuat dari bambu sehingga bentuknya menyerupai Bantal. Tak heran nama kue ini disebut dengan Bantal karena memang bentuknya seperti bantal namun dengan ukuran kecil, tidak sebesar bantal sungguhan.

Dalam setiap upacara di Bali, khususnya pernikahan, bantal selalu menjadi kue pelengkap, tak hanya sebagai sajian kepada para tamu, namun juga dijadikan sebagai sesajen atau persembahan untuk upacara pernikahan itu sendiri dimana konon diyakini dalam pernikahan sebagai simbolis pihak laki-laki.

10. Jaje Cerorot
Jaje Cerorot ini merupakan salah satu jajanan khas Bali yang juga sudah mulai langka. Kue ini biasa disuguhkan jika kita menghadiri acara pernikahan maupun syukuran dan lain-lain. Jajanan ini merupakan jajanan yang unik, Dari segi bentuk, jajan ini menyerupai corong panjang seperti teropong atau cone eskrim. Selain rasanya yang Sangat manis, legit dan enak, juga karena cara membungkus dan memakannya yang unik.

Kue ini dibungkus mennggunakan cone yang terbuat dari daun Janur atau kelapa yang masih putih, biasanya dalam pembuatan kue ini, tidak ditambahkan pewarna atau pemanis buatan, jadi masih sangat alami dan tradisional. Tak heran, kue ini hanya bertahan kurang dari 12 jam.

11. Klepon Bali
Jaje Klepon (Kue Klepon) termasuk jajanan pasar yang telah banyak dikenal dan dapat dijumpai di pasar-pasar tradisional Indonesia dengan memakai wadah daun pisang atau dikemas dalam bungkus plastik kecil. Meski namanya sama dan konsepnya juga hampir sama, yaitu sama sama kue ketan yang direbus dan berisikan gula merah cair, Namun ada beberapa perbedaan mencolok antara klepon Bali dan Klepon jawa yang biasa ditemui. Yang pertama bentuk, kalau klepon jawa itu bentuknya bulat seperti onde onde sedangkan klepon bali beentuknya sedikit oval dan meruncing di kedua ujungnya. Meski isiannya sama sama gula merah, namun ketika digigit, klepon Bali terasa lebih kenyal dan lebih tipis kulitnya sehingga gula di dalamnya langsung muncrat di dalam mulut.

12. Jaje Begina
Jaja Begina merupakan salah satu jajanan Paling terkenal dan Paling dicari oleh Masyarakat Bali. Jajanan ini sudah ada sejak dulu sampai sekarang dan sangat mudah dijumpai di warung–warung maupun pasar tradisional di Bali. Jaja Begina dibuat dari ketan putih yang dikukus, kemudian ada yang diberi gula merah, atau ada yang dibiarkan tetap putih. Kemudian dijemur Rasanya ada yang hambar ada yang manis dan renyah, jajan begina ini digunakan sebagai sarana upacara dalam pelengkap sesajen atau banten.