Jajanan Khas Urang Bandung

Jajanan Khas Urang Bandung

makanantambahan.com Beberapa artikel yang akan kami sajikan untuk anda kali ini ,bisa sangat membantu apabila anda ingin mencari informasi yang berikaitan mengenai Jajanan Khas Urang Bandung. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Jajanan Khas Urang Bandung

1. Batagor
Siapa yang tidak kenal dengan batagor? Makanan yang satu ini sudah menjadi ciri khas dari Kota Kembang. Karena rasanya yang enak dan bikin nagih, tidak heran batagor banyak diburu dan disukai siapa saja.

Batagor atau baso tahu goreng ini umumnya dijual dengan menggunakan gerobak, namun di Bandung sendiri ada banyak tempat makan batagor yang terkenal dengan hidangan batagornya yang luar biasa lezat. Salah satunya adalah Batagor Riri yang beralamat di Jalan Burangrang No. 41, Kota Bandung.

Batagor biasanya menggunakan campuran daging ikan tenggiri untuk memperkuat citarasa. Sajian tradisional ini dihidangkan dengan menggunakan sambal kacang dan kecap, namun tidak jarang ada yang disajikan pula dengan kuah hangat.

2. Cilok
Kita semua tahu kalau jajanan enak khas Kota Kembang kebanyakan menggunakan bahan berupa tepung tapioka atau aci. Nah, salah satu dari jajanan tradisional yang murah dan mudah didapat tersebut adalah cilok.

Cilok atau aci dicolok kini tidak hanya disajikan dengan sambal kacang saja. Makanan yang diolah dengan cara dikukus ini pun bisa disajikan dengan kuah atau sambal goang. Isiannya pun tidak terbatas pada lemak saja, melainkan juga hati ayam, telur sampai sosis. Selain cilok yang dikukus, cilok goreng pun sudah sangat populer saat ini.

Cilok goreng biasa dihidangkan dengan berbagai bumbu. Mulai dari ayam bawang, balado, keju, barbeque sampai bumbu kacang itu sendiri. Hayo, siapa yang jadi ngiler dan kepingin makan cilok?

3. Cilor
Ada lagi nih, satu makanan khas Bandung yang terbuat dari aci dan tentu rasanya nggak kalah enak dari cilok, cimol sampai cimin. Yup, cilor namanya. Cilor ini adalah aci berbentuk bulat kecil yang dibalut dengan telur. Kebayang kan, enaknya?

Rasa makanan ini gurih dan teksturnya kenyal banget. Nggak ada yang bisa menolak kenikmatan setusuk cilor. Anda tertarik untuk mencoba?

4. Surabi
Kalau membicarakan kuliner khas Bandung, tentunya Anda akan langsung teringat Surabi. Sekarang ini surabi tidak hanya dijual polos atau dengan taburan oncom saja, melainkan sudah tersedia berbagai rasa yang unik seperti Surabi Tuna, Surabi Daging Sapi, Surabi Telur, hingga Burger Surabi.

Itu baru yang rasa ‘asin’ saja. Untuk yang rasa manis, ada banyak pilihan juga seperti Surabi Keju, Surabi Toblerone, Surabi Kacang Cokelat, dan masih banyak lagi. Walaupun aneka rasa ‘tradisional’ seperti Surabi Tabur Gula Merah dan Surabi Kinca masih memiliki banyak peminat.

Dari segi rasa, Surabi memang sangat enak. Selain itu, Surabi cukup mengenyangkan, sehingga bisa menjadi alternatif sarapan atau jajanan malam. Dan, hebatnya lagi, harga surabi termasuk sangat terjangkau. Kalau surabi polos biasa yang dijual di emperan mungkin hanya seharga Rp 1.000-an per buahnya. Lalu, untuk surabi yang unik-unik paling hanya dihargai sampai Rp 20.000-an saja.

Anda bisa menemukan banyak sekali tempat makan/kafe/restoran surabi yang enak dan unik di Bandung. Beberapa kedai yang terkenal adalah Surabi Enhaii, Surabi Gaul Bandung, Surabi Imut, Radja Surabi, dan masih banyak lagi kedai surabi enak lainnya jika Anda berkunjung ke Kota Kembang ini. Yuk, makan surabi!

5. Kue Kekinian Milik Artis
Bandung memang tempatnya berbagai macam kuliner yang unik dan lezat. Oleh karena itu, tidak heran jika banyak kalangan artis yang mencari kesempatan dengan menjual kue-kue untuk oleh-oleh Bandung. Ada beberapa kue kekinian milik artis yang tidak bisa dilewatkan saat Anda berada di Bandung.

Beberapa kue milik artis yang terkenal di Bandung ada Makuta milik Laudya Cynthia Bella, Bandung Kanaya milik Amy Qanita & keluarga, Princess Cake milik Syahrini, hingga yang terbaru adalah jajanan kue Kunafe milik Irfan Hakim.

6. Kue Cubit
Kue Cubit merupakan jajanan khas Bandung yang sedang ngehits selanjutnya pada tahun ini. Nama kue cubit diambil dari cara mengangkatnya. Kue imut ini kalau sudah matang diambilnya dengan cara di’cubit’ menggunakan alat khusus.

Kue cubit yang dulu hanya merupakan jajanan khas Bandung yang biasa saja. Biasanya penjajak kue cubit akan mudah ditemukan di pinggir jalan dekat sekolahan atau area taman kanak-kanak, karena biasanya anak-anak kecil yang suka membeli kue ini. Malah bisa dibilang kue cubit ini lebih dikenal dengan sebutan jajanan anak SD.

Tapi, sekarang ini sudah banyak kue cubit yang aneh-aneh. Mungkin bisa dibilang kalau tren kue cubit kekinian dimulai dari kue cubit rasa greentea. Semenjak kue cubit greentea naik daun, bermunculan pula kue cubit rasa lainnya seperti rasa red velvet, taro, Oreo, Toblerone, dan masih banyak lagi rasa yang unik-unik.

Anda bisa menemukan kue cubit kekinian ini di Kue Cubit Cisangkuy, Kue Cubit Sumatera (belakang BIP), Kue Cubit Cimanuk (dekat Erha Clinic), Kue Cubit Hariang Banga (dekat Kupu Bistro). Dan, kalau Anda tidak sengaja lewat daerah kampus atau sekolahan, coba deh celingak-celinguk, siapa tahu ada mamang kue cubit sedang mangkal di sana!

7. Seblak
Siapa yang tidak tahu seblak? Jajanan khas Bandung ini sudah sangat terkenal hingga seluruh penjuru Indonesia. Walaupun sekarang sudah banyak yang menjual seblak di luar kota, kata orang-orang, tetap saja yang paling enak itu seblak Bandung.

Seblak dulu hanyalah camilan yang biasa dibuat di rumah masing-masing. Cara membuatnya cukup mudah, hanya menumis bumbu bawang + kencur lalu dimasukkan kerupuk yang sudah direndam air. Tapi, sekarang ini seblak sudah banyak variannya.

Tidak hanya kerupuk saja, sekarang sudah ada seblak ceker, seblak pasta, seblak tulang, seblak batagor, seblak suki, dan masih banyak lagi. Seblak dapat dinikmati garing (tanpa kuah) dan juga berkuah. Anda ingin tahu seblak enak di Bandung ada di mana saja? Baca ulasan Keluyuran yuk dengan klik di sini.

Baca Juga : Cemilan Anak Betawi

8. Basreng
Basreng merupakan singkatan dari Baso Goreng. Tapi, tidak sembarang baso yang bisa digoreng dan dijadikan basreng. Selama ini cuma baso ikan-lah yang jadi bahan utama untuk membuat basreng. Ada basreng basah dan ada juga basreng kering. Untuk basreng basah, teksturnya kenyal di dalam dan agak garing di luar. Lalu, untuk basreng kering, basonya digoreng cukup lama hingga benar-benar kering seperti kerupuk.

Biasanya baso dipotong balok atau pipih lalu digoreng. Bumbu basreng pun bervariatif, ada bumbu asin, pedas, pizza, bbq, jagung bakar, hingga dibuat menjadi seblak dan karedok. Biasanya basreng yang seperti ini bisa Anda dapatkan di warung atau kedai penjual basreng atau seblak. Tapi, kalau Anda mau yang praktis dan bisa dimakan kapan saja, belilah basreng kemasan.

Sejak dulu basreng kering sudah menjadi oleh-oleh khas Bandung yang selalu dinanti orang-orang. Selain sebagai oleh-oleh, basreng juga bisa dibawa pulang sebagai camilan jangka panjang yang bisa disimpan jika belum habis. Varian rasanya ada banyak sekali, mulai dari original, pedas, keju, bbq, pizza, kurang lebih sama dengan basreng yang digoreng dadakan. Tapi, rasa yang paling difavoritkan tentu saja basreng pedas.

Basreng kering dapat Anda temukan di toko oleh-oleh khas Bandung, Anda bisa membelinya per-ons hingga kiloan. Atau, kalau Anda mau lebih praktis lagi, Anda bisa menemukan basreng kemasan yang sudah dipasarkan secara komersial di mini market dan super market, contohnya seperti Basreng Ma’icih.

9. Bandros
Bandros merupakan jajanan khas Bandung yang kembali naik daun. Bandros yang dulu bukanlah bandros yang sekarang~ Dulu bandros hanya berupa adonan tepung beras dan kelapa parut saja, tanpa topping atau isian apa pun lagi. Tapi, sekarang bandros sudah memiliki varian rasa yang unik. Bahkan, sudah ada yang menjual bandros asin dan bandros manis, nama kedainya adalah Hebab Bandros. Wah, jadi seperti martabak saja, ya?

Di Hebab Bandros tersedia bandros manis dengan rasa unik seperti rasa keju cokelat dan pisang susu. Lalu, untuk bandros asin ada isian kornet, telur, oncom, ayam, dan masih banyak lagi. Hebab Bandros berlokasi di Jalan Japati (seberang Telkom). Ini dia akun sosial medianya: Twitter @bandroshebab.

10. Keripik Pedas
Keripik Setan atau Kripset masih menjadi incaran orang-orang, terutama penduduk luar kota Bandung. Kripset adalah sebutan untuk keripik singkong khas Bandung. Kenapa disebut setan? Karena rasa keripik singkong ini luar biasa pedas. Kripset mulai menjadi sangat terkenal hingga ke seluruh penjuru negeri ketika muncul per-level-an alias tingkat kepedasan yang bisa diatur di dunia kuliner.

Biasanya kripset berlevel kelipatan ganjil 3, 5, lalu diakhiri dengan level 10. Semakin tinggi levelnya, semakin pedas pula kripset-nya. Sekarang ini penjual kripset dengan level kepedasan sudah ada banyak sekali. Sebut saja yang paling terkenal adalah Maicih, Karuhun, dan Kripset Riki asal Cimahi.