Jajanan Khas Medan Yang Menarik Untuk Dicoba

Jajanan Khas Medan Yang Menarik Untuk Dicoba

makanantambahan.com Beberapa artikel yang akan kami sajikan untuk anda kali ini ,bisa sangat membantu apabila anda ingin mencari informasi yang berikaitan mengenai Jajanan Khas Medan . Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Jajanan Khas Medan 

1. Medan Napoleon
Medan Napoleon merupakan kue yang dibuat dari perpaduan antara bolu gulung dari Medan dan Napoleon Cake asli Perancis. Medan Napoleon dibuat dari tiga lapisan pastry yang diberi olesan selai dan diluarnya ditutup dengan bolu dan topping beraneka ragam. Rasa renyah dari kulit pastry dan lembutnya bolu plus selai, menjadi perpaduan yang sangat enak pada kue blasteran ini.

Soal rasa, tenang saja, karena terdapat beberapa varian rasa yang tentunya tidak asing di lidah kita, seperti rasa durian yang manis, green tea, keju, dan yang cukup mahal adalah red velvet. Untuk mendapatkan satu kotak Medan Napolean dihargai mulai dari 65 ribu rupiah, namun khusus yang red velvet memang lebih mahal. Jajanan khas Medan Napoleon yang dimiliki artis Irwansyah ini terletak di Jalan K.H. Wahid Hasyim No.46/35, Babura dan telah mendapat label halal dari MUI.

2. Teri Bajak
Teri Bajak merupakan produk sambal yang dibuat dengan teri yang kemudian ditambah dengan bumbu sambal. Pembuatannya yang menggunakan teri memang tergolong unik, karena biasanya teri disajikan dalam kedaan mentah. Penggagasnya yaitu Windi Septia Dewi memang ingin membuat olahan teri yang melimpah di Medan menjadi makanan tradisionan bercita rasa modern.

Rasa yang dihasilkan teri bajak adalah pedas karena adanya cabai kemudian tekstur renyah saat menggigit teri nasi yang berbentuk kecil-kecil. Oleh-oleh khas Medan yang tahan lama berupa sambal teri ini memiliki beberapa varian seperti teri Medan dengan sambal merah atau dengan sambal rawit. Selain itu ada teri Medan yang menggunakan dua sambal di atasnya dengan tambahan kacang.

Ada juga yang unik dari oleh-oleh khas Medan asli ini, yakni teri belah sambal merah atau rawit dan teri belah sambal merah atau rawit yang ditambah dengan kacang. Harga teri bajak dijual dipasaran dengan harga 40 ribu rupiah per 200 gram dengan kemasan zip lock plastic. Untuk mendapatkannya ada di toko oleh-oleh seperti di Jalan SM Raja Medan, Jalan T Amir Hamzah Nomor 17.

3. Kopi Sidikalang
Bagi yang bosan akan kopi yang itu-itu saja, maka kopi Sidikalang adalah jenis kopi paling tepat untuk diminum karena rasa enaknya tak kalah dari kopi-kopi lain. Sebagai kopi asli Sumatera tepatnya dari daerah Sidikalang, Dairi, Sumatera Utara, dengan kontur tanah tepat, membuatnya memiliki cita rasa enak.

Meskipun terdapat jenis arabika, namun di Sidikalang, robusta adalah yang paling banyak diburu, bahkan kadar kafeinnya bisa sampai 70 sampai 80 persen. Beda dari arabika karena hanya setengahnya, namun tetap saja banyak peminatnya. Salah satu produsen kopi Sidikalang paling dikenal masyarakat luas adalah Kopi Tanpak Sidikalang milik H. Sabilal Rasyad Maha.

Kelebihan produk oleh-oleh khas Medan yang enak milik H. Sabilal Rasyad terletak pada penggunaan kopi robusta Sidikalang asli dengan kualitas unggulan, sehingga hanya 1,5 sendok kecil bubuknya saja mampu membuat kopi dengan air 200 ml nikmat. Namun karena kadar kafeinnya tinggi, siapa saja peminumnya yang jarang menikmatinya bisa-bisa tidak tidur semalaman. Untuk menikmati kopi bercita rasa kuat ini, datang saja menuju Jalan Sudirman, No. 71, Dairi.

4. Bika Ambon
Bika Ambon adalah salah satu makanan terkenal di kalangan masyarakat Medan dan menjadi oleh-oleh wajib saat berkunjung ke Medan. Walaupun terdapat nama Ambon, panganan ini tidak berasal dari daerah tersebut, melainkan muncul pertama kali di Medan tepatnya di simpang Jl Ambon-Sei Kera Medan.

Ciri dari oleh-oleh khas Medan murah ini adalah memiliki bentuk balok dengan warna kuning ditambah adanya lubang dan berserat. Bahan pembuatnya adalah tepung tapioka, air nira, telur, dan gula serta beberapa rempah lain untuk menunjang rasa. Salah satu produsen bika Ambon adalah bika Ambon Zulaikha dengan alamat jualnya berada di Jalan Mojopahit No. 62 dan No. 96 DEF yang mengusung bika dengan berbagai varian rasa seperti durian, keju, moka, pandan, dan pandan keju.

Dalam pembuatannya, air nira terlebih dahulu difermentasi selama 10 jam agar rasanya lebih enak. Untuk membelinya terdapat 2 bentuk, yakni bentuk besar dengan harga mulai Rp50.000 sedangkan yang kecil mulai harga Rp30.000 tergantung rasa yang dipilih oleh konsumen. Kamu bisa membelikan oleh-oleh ciri khas Medan untuk dibawa ke kantor dan dimakan bersama-sama.

5. Bolu Meranti
Bolu meranti adalah sejenis bolu gulung, pembuatannya dengan bahan tertentu dan pertama kali dijual di Jalan Meranti. Bolu tersebut memiliki rasa lembut di mulut dan sangat empuk saat dimakan, serta dengan adanya tambahan isian, membuat rasanya lebih beragam dan enak.

Beberapa varian isi yang menghasilkan rasa enak tersebut adalah keju, nanas, strawberry, cokelat, moka, blueberry, bahkan ada rasa tambahan dari abon dengan rasa gurihnya. Di atasnya bisa diberi dengan tambahan topping seperti meses, keju, dan kacang.

Walaupun awalnya kue ini dijual dengan cara dititipkan ke para penjual lain, kini kamu dapat membelinya di Jalan Sisingamangaraja No. 19B atau berkunjung langsung ke tempat produksinya di Jalan Kruing No 2K. Kue yang telah mendapat sertifikat halal dari MUI ini dipasarkan dengan harga yang agak mahal, yaitu 40 ribu sampai 75 ribu tergantung dari isian yang dibeli.

Sebelum kamu membeli kue ini sebagai oleh-oleh enak khas Medan, kue bolu meranti hanya mampu bertahan 3 hari saja, namun jika didiamkan di mesin pendingin, bisa bertahan sampai 7 hari lamanya. Itulah kekurangan [tidak tahan lama] sekaligus kelebihan [karena tidak tahan lama menjadi bukti bahwa bahan yang dipakai tidak menggunakan campuran pengawet] yang dimiliki oleh bolu meranti.

6. Pancake Durian
Sebagai buah yang melimpah di kota Medan rasanya tak lengkap bila tak mencicipi olahan durian unik berupa Pancake durian. Olahan ini memiliki rasa manis, apalagi ada daging buah durian yang sangat banyak, membuatnya begitu manis dan lembut di mulut.

Jika ingin merasakan sensasi seperti itu, maka tempat paling tepat adalah Durian House yang berada di Jalan Sekip, No. 67 H, Medan Petisah. Walaupun masih ada toko-toko lain dengan olahan Pancake Durian, namun Durian House adalah produsen paling top.

Pembuatannya dilakukan dengan cara memilih buah durian dengan kualitas terbaik dan yang pasti durian tersebut adalah durian Medan yang telah dikenal semua orang akan kelezatannya. Belum lagi kulit pancake-nya yang tipis dan lembut, membuatnya akan lebih mudah dimakan karena langsung lumer di mulut.

Untuk harga satu kotak kecil dihargai 75 ribu, sedangkan kotak besar berisi 10 pancake, harganya cuma 80 ribu. Namun karena dibuat secara alami tanpa pengawet, maka pancake hanya mampu bertahan 10 jam di luar, tapi bisa 7 hari bila di freezer. Saat ini pancake durian telah banyak dijual di kota-kota di luar Medan. Oleh karena itu, jika kamu ingin membeli oleh-oleh khas Medan yang unik dan tidak pasaran, lebih baik kamu beli yang lain.

7. Manisan Jambu
Jika biasanya jambu biji dimakan secara langsung atau dibuat menjadi rujak, namun di Medan juga bisa diolah menjadi manisan jambu dengan rasa manis sebagai rasa paling terasa. Jambu yang digunakan adalah jambu Bangkok yang terlebih dahulu dipotong 4 bagian dan dihilangkan bijinya lalu diolah menjadi manisan. Selain ada rasa manis yang kuat, ada rasa renyah dan segar karena dibuat dari bahan dasar berupa jambu bangkok.

Salah satu produsennya adalah Jambu Aguan yang terletak di dekat tempat produksi bolu Meranti yakni berada di Jalan Kruing No. 2G, Medan. Dengan membeli manisan ini, kamu bisa mendapatkan sensasi berbeda tinimbang memakan jambu biji secara langsung. Apalagi untuk mendapatkan manisan dari buah dengan nama latin Psidium guajava ini hanya dihargai 15 ribu per kilogramnya.

Baca Juga : Jajanan Khas Urang Bandung

8. Sirup Markisa
Sirup Markisa merupakan sirup yang dibuat menggunakan bahan dasar buah markisa segar yang telah dipisahkan dari bijinya yang banyak. Sama halnya dengan markisa, sirup ini juga memiliki rasa asam manis yang sangat khas namun tidak terlalu berlebihan. Produsen penjualnya yang sudah ada sejak tahun 1954 yaitu Markisa Ny. Lim adalah produsen yang cukup digemari. Selain menggunakan bahan alami tanpa pengawet dan pewarna, juga karena menggunakan resep turun-temurun sejak dulu kala.

Karena dibuat menggunakan markisa asli, sudah pasti sirup yang dihasilkan memiliki warna kuning orange. Untuk meminumnya lebih segar dan nikmat, disarankan untuk meminumnya saat keadaan dingin dengan cara memberinya es batu atau didiamkan di freezer sampai benar-benar dingin. Minuman ini akan sangat baik dikonsumsi karena memiliki kandungan vitamin C yang tinggi dan gizi-gizi lain. Untuk membelinya, silahkan berkunjung ke lokasi Markisa Ny. Lim yang berada di Jln. Kpt. Maulana Lubis No. 8, Medan.

9. Kacang Sihobuk
Kacang sihobuk merupakan olahan kacang yang dibuat menggunakan kacang pilihan yang direndam selama tiga sampai lima jam lalu dijemur sampai kering sebelum nantinya digongseng dengan menggunakan pasir. Tujuan penggunaan pasir sebagai perantara penggorengan adalah agar kacang yang dibuat tidak kehilangan cita rasanya. Nama ‘Sihobuk’ pada kacang ini sendiri didapat karena dulu terdapat daerah dengan nama serupa namun telah diporak-porandakan.

Untuk mendapatkan cemilan ini, bisa dijumpai di hampir semua toko maupun kedai yang berada di dekat kedai menuju Danau Toba. Untuk membedakannya dengan kacang-kacang lain, kacang sihobuk memiliki kemasan dengan warna dominan merah putih. Ciri dari kacang ini adalah warnanya yang sedikit hitam dan masih terdapat kulitnya yang sedikit berabu. Adanya warna hitam dan abu yang menempel adalah karena cara memasaknya dengan cara digongseng menggunakan pasir.

10. Durian Kupas
Salah satu buah yang melimpah di Medan adalah Durian, bahkan walaupun banyak yang memburunya, tetap saja durian akan melimpah di sana. Buah yang memiliki kulit dengan duri besar dan tajam itu biasa dimakan dengan cara mengupasnya terlebih dahulu. Namun karena duri-durinya itu, maka akan membuat kesusahan bagi siapa saja yang ingin membukanya. Namun produsen Ucok Durian telah menawarkan durian kupas yang telah dikupas terlebih dahulu lalu dikemas sedemikian rupa.

Ucok Durian dalam menjual durian kupas tidaklah main-main, karena dalam memasarkannya, mereka menggunakn durian Medan asli yang dipilih dari kualitas terbaik. Oleh karena itu, memiliki rasa yang enak dan manis serta sangat higienis karena dikemas pada box tupperware. Untuk box dengan ukuran 0,9 liter, dijual 60 ribu, lalu yang 2 liter 120 ribu dan yang paling besar, 4 liter 240 ribu. Dengan kemasan box inilah kamu dapat membawanya pulang sebagai oleh-oleh dengan selamat.