Mengetahui Museum Menyeramkan di Dunia

Mengetahui Museum Menyeramkan di Dunia – Seperti yang sudah banyak kita kenal dan kita ketahui bahwa museum merupakan salah satu tempat yang digunakan orang untuk menyimpan dan mengoleksi barang-barang antik dan juga bernilai bersejarah.

Namun, bagaimana jadinya jika museum yang dikunjungi berisi koleksi kerangka tubuh manusia? Pastinya membuat bulu kuduk merinding, ya. Namun patut diketahui, bahwa museum menyeramkan dan unik tersebut benar-benar ada, lho. Selain kerangka manusia, beberapa museum di bawah ini juga memiliki koleksi benda-benda yang tak kalah ngeri.

Mengetahui Museum Menyeramkan di Dunia

1. Torture Museum, Amsterdam
Berbeda dengan zaman sekarang, di abad pertengahan, hukuman berupa penyiksaan adalah hal yang biasa. Bahkan, proses hukuman tersebut kerap kali dilaksanakan di depan masyarakat luas.

Berbagai macam alat ‘penyiksaan’ secara khusus diciptakan untuk mengeksekusi para pelanggar hukum, seperti Iron Chair, Judas Cradle, dan Coffin. Nah, selain ketiga alat tersebut, masih banyak alat penyiksaan lain yang juga tak kalah sadis dan dapat kamu temukan di museum ini.

2. Catacombe dei Cappucini, Italia
Berlokasi di Palermo, Italia, Catacombe dei Cappucini merupakan rumah bagi 8.000 mayat dan 1.252 mumi dari para penghuni Palermo yang diperkirakan meninggal pada abad ke-17 hingga ke-19. Melansir Lonely Planet, ruang pemakaman di tempat ini terbagi menjadi beberapa kategori yang digolongkan berdasarkan gender, agama, dan status seseorang.

3. Mütter Museum, Pennsylvania

Berbeda dengan dua museum sebelumnya, Mütter Museum merupakan museum yang terletak di Benua Amerika, tepatnya di Philadelphia, Pennsylvania. Didirikan pada tahun 1863, museum yang sampai sekarang masih beroperasi ini merupakan rumah bagi berbagai macam koleksi spesimen anatomi, model, dan juga instrumen medis.

Salah satu koleksi paling populernya adalah potongan otak dari seorang fisikawan ternama, Albert Einstein. Melansir dari laman resminya, Mütter Museum beroperasi setiap hari, dari pukul 10.00 pagi sampai 17.00 sore waktu setempat.

4. Pitt Rivers Museum, United Kingdom
Berlokasi di Oxford, Pitt Rivers Museum sudah berdiri sejak tahun 1884. Augustus Pitt Rivers merupakan pendiri dari museum ini, yang menyumbangkan koleksi pribadinya kepada University of Oxford. Koleksi tersebut terdiri dari berbagai macam objek arkeologi dan etnografi.

Melansir dari laman resminya, Pitt Rivers diperkirakan menyumbangkan 26.000 objek koleksinya kepada museum ini, dan sampai saat ini, telah terdapat lebih dari setengah juta koleksi yang disimpan.

5. Medieval Crime Museum, Jerman
Mirip dengan Torture Museum, Medieval Crime Museum juga menampilkan kengerian dari hukuman di abad pertengahan melalui koleksi peralatan yang digunakan untuk melakukan ritual eksekusi. Eits, tapi tidak hanya itu saja, kamu juga akan menemukan banyak sekali informasi yang terkait dengan perkembangan hukum selama abad pertengahan.